Kamis, 18 September 2014

pinang di sulap menjadi kripik pinang dan khasiat pinang

 Bagi sebagian orang pohon pinang (Areca Catchu L) mungkin hanya menjadi tanaman sebagai penanda batas tanah miliknya. Dan bagi kaum hawa, khususnya orang-orang dahulu buah pinang hanya menjadi salah satu kelengkapan untuk menginang.

Namun ceritanya menjadi lain di tangan  Satriyadi, warga Pekon Sukabanja Kecamatan Talang Padang dan Bowi Sanjaya, warga Kota Agung Kabupaten Tanggamus. Di tangan keduanya buah pinang menjadi ladang usaha kreatif yang cukup menjanjikan.
Dan Tribunlampung berkesempatan untuk menyibak usaha kreatif keduanya membuat keripik pinang, pada

Satriyadi menjadi orang pertama di Kabupaten Tanggamus yang melirik usaha keripik pinang. Ketertarikannya berawal saat ia melihat sebuah tayangan tentang keripik pinang yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua.

"Setelah melihat tayangan tersebut saya memiliki ide untuk mencoba membuat keripik pinang. Sebab di wilayah Kabupaten Tanggamus masih cukup banyak terdapat pohon pinang," tuturnya.(Dedi)

berikut ini cara pembuatan kripik pinang :
 Dijemur 3-4 Hari Hingga Kering
Pembuatan kripik pinang yang saya produksi dalam bentuk setengah jadi yaitu :
- Pinang yang telah diambil dari ladang dikupas kulit luarnya
- Kemudian diiris membujur tipis
- Setelah itu dijemur hingga kering. Jika cuaca sedang terik maka penjemuran sekitar 3-4 hari
- Terakhir dikemas dan dipasarkan

Tanaman Pinang atau dalam bahasa Latin di kenal dengan nama Areca Catechu L, telah banyak dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional sejak dulu. Berikut beberapa manfaat buah pinang :

1. Mengobati luka kulit. Caranya, daging buah pinang yang masih muda ditumbuk hingga halus, lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang terluka.
2. Biji pinang muda digunakan kaum wanita untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan. Caranya masak buah pinang muda lalu airnya diminum hingga rahim kembali ke bentuk normal.
3. Untuk mengobati rabun mata. Cukup dengan langsung dikunyah dan airnya ditelan.
4. Meningkatkan gairah seks kaum pria. Khasiat ini di ketahui karena di dalam pinang terkandung arekolin.
5. Anak penderita cacingan. Caranya, rebuslah biji pinang muda hingga mendidih. Airnya kemudian dibiarkan hingga dingin lalu disaring. Air ini lalu diminumkan pada anak penderita cacingan.
6. Air rebusan biji pinang juga digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, bisul, kudis dan mencret.
7. Untuk obat maag dengan cara mengambil beberapa lembar kripik pinang kemudian diseduh dengan air panas hingga bewarna merah, lalu diminum.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar